Dr. David Freemantle dalam bukunya 50 Strategi Menjadi Pekerja Paling Dicari menjelaskan 50 strategi menjadi pekerja yang paling dicari. Tak peduli apakah Anda mengejar pekerjaan utama Anda, atau pekerjaan impian Anda. Pelajarilah kiat untuk menjadi karyawan yang paling dicari.
Credit Image via Shutterstock
Berikut ini adalah langkah 26 – 30, strategi untuk menjadi pekerja yang paling dicari. Strategi berikutnya yang harus Anda lakukan adalah :
Berceritalah
Selalu siapkan cerita Anda, tetapi ceritakan kisah tersebut hanya jika pendengarnya benar-benar ingin mendengarkan dan pelajaran berharga dapat dipetik dari kisah tersebut. Kisah yang hebat merupakan pemberi motivasi dan pemberi inspirasi.
Corat-Coret Catatan
Saat sedang dalam perjalanan, secarik kertas jauh lebih efektif dibandingkan sebuah notebook. Menemukan kata-kata yang ingin Anda keluarkan merupakan tantangan yang sangat besar.
Gunakan kertas bekas apa pun untuk maksud ini. Ingatan Anda jauh lebih tidak efektif dalam menangkap informasi penting dibandingkan catatan sederhana di atas kertas.
Buat Singkat dan Sederhana
Kata-kata yang paling sulit adalah kata-kata yang harus Anda hapus. Luangkan waktu untuk menyunting komunikasi Anda agar lebih efektif.
Setem Suara Anda
Hasilkan suara yang mengugah orang lain. Setiap hari, cobalah untuk mendengarkan bunyi suara Anda sendiri. Anda akan tahu kapan suara Anda tersetem dengan sempurna-orang akan memberi perhatian kepada Anda. Kata-kata pun keluar dengan mudah. Jadilah orang yang suaranya enak didengar.
Untuk Menjadi yang Baik, Carilah yang Baik
Berikan pujian pada tempatnya, dan orang pun akan berhutang budi pada Anda. Cari hal positif dari semua orang yang Anda temui setiap hari, kemudian cari cara untuk memantulkan hal positif ini kembali kepada mereka. Memuji adalah faktor penting.
Strategi 31-35 akan saya lanjutkan pada artikel (7) berikutnya. Sehingga pembaca dapat mengetahui 50 strategi menjadi pekerja yang paling dicari secara utuh.
Referensi
1. 50 Strategi Menjadi Pekerja Paling Dicari, David Freemantle, 2009, PT. Buana Ilmu Populer, Kelompok Gramedia.